![]() |
Dok. Foto Raymondus Dumupa. Arsp Imapenapandode.Gtlo |
Suara
Ebamukai (S-E)Gorontalo- Gorontalo 10/08/2016 tepat pukul 15.00 Wita-selesai, Ikatan
Mahasiswa Pelajar Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai (IMAPENAPANDOE) di Provinsi
Gorontalo Gelar Ibadah arwah atas kepergiannya Bapak Mezeth Dumupa laki-laki yang
berusia 54 (Lima Puluh Empat) Tahun yang meninggal dunia tanggal 08 Agustus
2016 di Pugatadi 1, Kecamatan Kamuu Utara Kabupaten Dogiyai-Papua, Dengan
renungan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Derek Pekai dalam alkitab, Ibrani 9.27 “Dan Sama Seperti ditetapkan untuk
mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.”
Dalam
ibadah arwah, pantauan media http://ebamukai.blogspot.co.id,
ibadah arwah yang di gelar Ikatan Mahasiswa Pelajar Nabire, Paniai, Dogiyai,
Deiyai (IMAPENAPANDODE) di Provinsi Gorontalo bahwa sesuai program kerja yang
di bahasa melalui badan pengurus kepada Bidang Kerohanian bawasannya doa arwah
serta doa-doa lain selalu di lakukan dalam wadah organisasi ini, jelaskan
bidang kerohanian Kelik Tekege.
Mewakili
dari Badan Pengurus IMAPENAPANDODE, Raymondus Dumupa selaku Badan Pengurus
Pejabat Sementara Ikatan Mahasiswa Pelajar Nabire (IMAPEN) sampaikan dengan
rasa terima kasih kepada Bidang Kerohanian karena segalah kegiatan kerohanian
baik itu kecil maupun besar tak pernah gagalkan dalam hal berjalan sesuai
program kerja dijalani atau dilaksanakan dengan baik pada periode tahun ini.
Maka,
lanjut Dumupa, saya pesankan kepada bidang kerohanian serta seluruh anggota
baik itu pemibina, Pemgarah, Badan Pengurus serta serta seluruh anggota jangan pernah
bermalas-malas dalam kegiatan kerohanian karena kegiatan kerohanian akan
menguntungkan atau melepaskan kita dari jerat belenggu dosa. Tegas dumupa.
Oleh
Beatus Pigome
0 komentar:
Posting Komentar