Terjelas
senyuman manis mu, di lihat dari mata hati
Terkenang luka asmara ku, ku tak mau lagi kau hilang,
Tidaklah
mudah untuk melupakan derut wajah mu,
Karena
kau ciptakan kisah cinta pertama dan terakhir dengan ku
Sejak tahun
1961,
Walau
pun kini tiada kabar berita yang ku dapatkan dari mu, ku menunggu disini
Kini
kau hampir terjerat bawah oleh sang perampas cinta,
Namun
tetapi api cinta pada mu tak pernah padam
Tidaklah…!
Tidaklah mudah bisa lupakan dari benak
hati
Kar,na
kau satu-satunya yang ku miliki sekian tahun yang silam,
Hati
ku pun berdebar
Untuk mendengar
kabar berita dari mu yang bisa menghibur
Dan menghapuskan
derai air mata yang terus mengalir dibibir ku ini,
Walau,
Hampir
mau hilang jejak dan menjauh bahkan tinggal cerita
Namun,
tetapi disini ku mengejar mu sampai ujung bumi,
Datanglah...
Datang menginari jiwa-jiwa yang terlapis dengan timah besi panas ini,
Datang menginari jiwa-jiwa yang terlapis dengan timah besi panas ini,
Wahai
bidadari Bintang Fajar…..!
Kmpus Ung, 25/11/2016
Karya: Beatus
Pigome
0 komentar:
Posting Komentar